Assalamu'alaikum
malam hari ini saya
mencoba mengurai untuk menggali potensi diri menuju pribadi yang unggul
selamat menyimak...
teringat dengan sebuah
cerita dimasa kecil
ada seorang anak yang
selalu merasa iri dengan respon orang-orang disekitarnya yang selalu memberikan
perhatian yang lebih kepada sahabatnya, sehingga dia tersaingi dalam segala
hal.
Sebut saja si andi
namanya, seorang sahabat yang senantiasa d kagumi teman-temannya, hal ini
membuat rosyid ( teman yang iri terhadap andi ) merasa heran dengan keadaan andi.
hingga suatu hari si
rosyid menemukan si andi sedang membantu seorang nenek tua membawa kayu bakar,
keesokan harinya rosyid melihat andi sedang membantu ibunya mengambil air di
sungai. dan kejadian demi kejadian telah disaksikan si rosyid.
Tak sengaja rosyid
mendengarkan sebuah pepatah dari seorang ustad dikampungnya.
Sang ustad berkata.
“ anak-anaku dengarkan,
bapak punya satu pesan penting untuk kalian. Iya pa ustad sahut anak-anak
didiknya
’‘ bapak berpesan kepada
kalian, perbanyaklah berbuat kebaikan di muka bumi ini sampai kamu tidak mampu
menghitung kebaikan mu (karna banyaknya), ketahuialah barang siapa yang banyak
kebaikannya maka dia akan banyak pula kawannya”
Rupanya pembicaraan sang
ustad mengingatkan dia kepada si andi sang sahabat yang begitu di sukai
teman-temannya, rupanya kebaikan andi lah yang membuat dirinya disukai banyak
teman, bahkan golongan tuapun banyak yang simpati padanya.
Sebuah kisah sederhana
mengingatkan kepada kita tentang pentingnya kebaikan dalam bergaul di
tengah-tengah masyarakat.
Semoga kita bisa mengambil
hikmah dibalik kisah tadi..
wassalam